Posts

Menyoal Toleransi dalam Konsep Unity

Image
Sumber Foto: Nasaruddin Umar Office (NUO) Pluralisme adalah kenyataan yang tidak bisa disangkal. Kita hidup di tengah masyarakat yang terdiri dari beragam agama, suku, budaya, bahasa, tradisi, bahkan cara berpikir. Kemajemukan bukanlah sesuatu yang harus diciptakan, melainkan fakta yang sudah ada sejak manusia dilahirkan. Dalam logika, setiap sesuatu memiliki identitasnya sendiri. A tetaplah A, bukan B atau C. Setiap makhluk membawa keunikan yang tidak dimiliki makhluk lain. Lihatlah dua produk ponsel dengan merek dan tipe yang sama. Sekilas tampak identik, tetapi keduanya tetap berbeda—baik dari nomor seri, waktu produksi, maupun detail lainnya. Begitu pula saudara kembar. Mereka disebut mirip, bukan sama. Tidak ada satu pun ciptaan yang benar-benar identik. Semua itu menunjukkan kebesaran Allah. Dari Yang Maha Esa (al-Wahid), lahirlah keberagaman ciptaan (katsrah). Dalam ungkapan para sufi disebut: "Al-Wahdah fi 'ain al-Katsrah wa al-Katsrah fi 'ain al-Wahdah." Kesa...

Annangguru dan Ussul, Dua hal yang Tak Terpisahkan

Image
Oleh: Farham Rahmat Dimulai dari pertanyaan, apakah Ussul masih relevan menjadi kajian disaat generasi muda yang sudah masuk era digital, apakah punya manfaat? Lalu apakah Ussul bisa menjadi jawaban terhadap permasalahan yang complex saat ini? Lalu apa yang terjadi, jika kita tidak mempelajari Ussul? Apakah memang ada konsekwnsi logis disaat kita meninggalkan praktik Ussul ini? Sebelum kita bahas Ussul, perlu kita memahami arti dari Annangguru, sebab Ussul dan Annangguru punya keterkaitan yang kuat satu sama lain. Diksi Annangguru secara leksikal dibagi menjadi dua, yaitu Annan dan Guru. Annan adalah Kelompok, jama’ah atau sebuah komunitas dan Guru adalah Pimpinan. Jadi Annangguru adalah Pimpinan sebuah kelompok.  Ananngguru dalam tinjauan antropologi dibadi dalam tiga, Pertama ada Annangguru yang sifatnya sebagai profesi, seperti Annanngguru Pammacca  (Guru Silat), Annangguru Boyang (Guru dalam hal ihwal Rumah), Annangguru Lopi (Guru tentang Perahu) dan sebagainya. Beberapa p...

USSUL: Bukan Sekedar Tradisi, Ia Penyaksian Ketunggalan

Image
Oleh: Farham Rahmat USSUL itu adalah do’a yang disematkan kepada perilaku. Berangkat dari definisi ini Sayyid Fadhl Al-Mahdaly mengemukakan argumentasi bahwa perilaku metabe’ oleh para Leluhur bukan hanya kepada Manusia tapi juga kepada alam. Baik itu nelayan ataupun para petani, nelayan akan memberi rasa hormat kepada laut dan meminta izin Permission . Begitupun petani kepada tumbuhan dan tanamannya. Perilaku ini melahirkan Spirit dan Identitas orang Mandar yang disebut Ussul, lalu mentradisi sampai anak cucunya. Perlu diketahui bahwa ini bisa terjadi kepada mereka yang punya faham tasawuf.  Sehingga pemahaman pappejappu di sesena Puang Allahu Ta’ala berwujud dalam pola tingkah laku secara otomatis. Pemahaman tasawuf melihat kesatuan wujud Wihdatul Wujud bukan hanya kepada kosmos alam raya, bahkan manusia dan dirinya pun berasal dari Ketunggalan itu. Sebab Kaidah Filsafat menyebutkan selain Khaliq , ya sudah pasti Makhluk . Tidak ada kemungkinan ketiga, tidak ada wujud yang lain...

Hanya Homo Symbolicum yang Memahami USSUL

Image
  Oleh: Farham Rahmat Perbedaan antara Manusia dan Binatang dalam persepektif Antropologi terletak pada pengenalan Simbol. Manusia bisa melihat dan membaca simbol, sementara binatang bisa melihat tapi tidak mampu membaca simbol. Kehidupan manusia tidak terlepas dari dunia simbol. Semakin tinggi peradaban sebuah bangsa, semakin kuat pengenalannya terhadap Simbol. Mulai dari design rumah, pakaian, tradisi, perilaku, tata krama, sampai pada bahasa semua itu adalah simbol. Bahkan era Digital saat ini juga kita bermain simbol. Kita bisa tahu merek android dengan simbol, buka Hp disuguhkan tampilan aplikasi, itu juga simbol. Buka WhatsApp lalu memainkan jari untuk mengetik itu juga permainan simbol. Emoticon juga simbol, foto, video dan sticker juga simbol. Orang Mandar pun juga punya simbol yang unik tidak dimiliki oleh suku dan bangsa lain. Para Leluhur membuat sistem nilai pada simbol menjadi tradisi, identitas dan Spirit dalam mengarungi hidup. Sehingga kita mengenal Ussul, Putika, P...

Detik Kehidupan Terekam Di Semarak Ramadhan Hingga Halal Bihalal

Image
Karang taruna Sanggar Pangandaran Desa mambu menghelat kegiatan keagamaan, niat untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan lomba keagamaan. Pembukaan Lomba semarak Ramadhan, Minggu 9 April hingga Minggu 16 April 2023. Menyuguhkan delapan jenis lomba seperti LCC, Adzan dan sholat, Sholawatan, Nyanyi Religi, Tilawah Al-Qur'an, Hafalan Surah pendek, Kaligrafi dan Pildacil.  Penutupan kegiatan dan penerimaan hadiah dirangkaikan dengan  Halal Bihalal Jum'at 28 April 2023. Semua rangkaian kegiatan ini dihelat di pelataran kantor desa Mambu. Dengan niat untuk kembali merekatkan tali persaudaraan dan menjaga persaudaraan. Semoga tahun yang akan datang kita bisa kembali merasakan bulan Ramadhan dan kegiatan yang lebih semarak lagi. Ketua Panitia Muhammad Muis memberikan sambutan bahwa tahun ini ialah kegiatan semarak ramadhan jilid II tentunya tak akan akan sama dari kegiatan sebelumnya karena,tahun ini tidak ada anggaran ADD yang di alokasikan dari pemerintah desa dan tentunya ban...

Jejak-Jejak Ulama Nusantara, Membangun Hubungan dengan Hijaz

Image
Tradisi islam di masyarakat selalu identic dengan simbol, menariknya sistem simbol ini dipengaruhi oleh sistem nilai didalamnya. Simbol yang dimaksudkan adalah sistem Bahasa, seni kesusastraan, mitos, ilmu pengetahuan, sejarah dan sebagainya. Di sisi lain, islam mempunyai konsep tauhid sebuah konsep sentral berisi ajaran bahwa tuhan adalah pusat dari segala sesuatu, sehingga meniscayakan manusia menyembah-Nya.  Reflksi keberislaman kita di mandar selalu terfokus kepada Bukan islamnya sebagai simbol, namun sistem nilai yang menjadi praktik keberislaman. Maka tidak heran simbol keberagamaan seperti sastra di beberapa syair mandar, misalnya parrawana towaine, kalindaqdaq dan sebagainya sangat dipengaruhi sistem nilai dan konsep tauhid islam. Mitos yang berkembang di masyarakat juga selalu dikaitkan dengan simbol-simbol agama. Dalam study agama, kita mengenal doktrin dan ma’qul/rasional. Doktrin itu ada dalam kewajiban beragama, doktrin Perintah ibadah misalnya, sebagian tidak bisa dir...

Dari Kematian, Takziah hingga Persatuan Ummat

Image
Suatu waktu ada Cucunda Nabi Besar Muhammad SAW bernama Muhammad Al-jawad. Beliau mengunjungi sahabatnya yang sedang sakit, dan sahabatnya ini melontarkan pertanyaan kepada Imam Al-jawad "Ya Imam, sekarang ini saya sangat merasakan ketakutan menghadapi kematian. Beritahu saya apa dan bagaimana itu kematian, agar aku bisa tenang" Imam Al-jawad menjawab: "Apa kau pernah melihat seorang anak di waktu pagi, dimandikan, diberi wangi-wangian lalu kenakan pakaian oleh ibunya kemudian disuruh pergi bermain. Ada anak yang datang setelah dzhuhur ada yang sebelum dzhuhur, ada juga anak yang datang kalau dicari dan dibawa pulang"  Ketika seorang anak pulang ke rumahnya, sang ibu menyambutnya, dibersihkan, disuapi makanan dan diistirahatkan. Analogi ini menggambarkan kematian, yang waktu masih hidup kita keluar rumah bermain dan ketika sudah meninggal adalah suatu kondisi dimana kita kembali kerumah dalam pelukan sang ibu, Imam Al-jawad melanjutkan. Lalu, apa yang mesti dipersia...

BETULKAH HARI LAHIR PANCASILA, 1 JUNI 1945?

Image
  Oleh: Prof. Dr. Hamka Haq, MA Tepatnya tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan pidatonya yang legendaris, yang secara historis diakui sebagai rumusan awal dari Pancasila.  Selesai penyampaian pidato tersebut, Ketua BPUPKI, Dr. Radjiman, langsung membentuk panitia kecil beranggotakan 8 (delapan) orang, kemudian direvisi menjadi 9 (sembilan) orang oleh Bung Karno sendiri, dengan tugas menyusun rumusan Dasar Negara dengan mengacu pada pidato Bung Karno tersebut. Panitia 9 yang dipimpin langsung Bung Kano itulah yang merumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta 22 Juni 1945.  Kemudian, setelah mengalami revisi, Pancasila dengan sila pertama Ketuhnan YME disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang juga dipimpin oleh Bung Karno.  Jadi mulai dari pidato, kemudian jadi Piagam Jakarta, sampai pada pengesahan 18 Agustus 1945, semua atas kepeloporan Bung Karno.  Dinamika perubahan sistematika urutan sila-sila Pancasila ...

Memasuki Era VUCA, Simplicity dan Agility Sebuah Keharusan

Image
 Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para admin berupaya untuk bertemu di kota Pahlawan Surabaya. Dalam Buku Mindset karya Jhon Naisbitt mengakatan "Satu gambar lebih dari 1000 kata, tetapi kehadiran seseorang dalam pertemuan itu lebih dari 1000 gambar" Dr. Muhammad Zain memulai sambutannya di Kegiatan Workshop Admin KKGTK, bertempat di Royal Tulip Hotel Surabaya, Rabu 25 Mei 2022. Semua yang hadir, kita apresiasi, karena tidak semua persoalan yang rumit bisa terbaca dan dipelajari dengan baik melaui surat edaran, website tidak semua mampu dibaca dengan baik, apalagi regulasi dan turunan-turunanya, biasanya hanya pada judulnya tidak pada detailnya.  Makanya hari ini kita berkumpul bukan sekedar temu kangen. Tapi juga punya maksud agar semua regulasi bisa difahami dengan baik, sehingga semua kegiatan berjalan dengan lancar. Satu contoh kecil, masih ada yang bertanya tentang tukin tunjangan kinerja Guru, padahal itu sudah selesai di tahun 2021, baru sadar di tahun 2022. An...

BUKAN SEKEDAR FESTIVAL, KUDA ADALAH SIMBOL PERCEPATAN

Image
   (Sumber Photo: Kadek Si bungsu Simpang M)  Festival Sayyang Pattuqdu sudah digelar oleh Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sebagai warganya, saya patut memberi apresiasi, berhasil mengundang riak masyarakat yang juga turut memeriahkan. Senin, 23 Mei 2022 di Stadion HS. Mengga Sport Center, begitu jelita perempuan Mandar mulai bermunculan dan messawe di sayyang.  Saya tidak ingin terlalu mengomentari perihal festival nya. Izinkan saya membahas tentang Kuda dan Filosofi nya. Tidak dapat disangkal bahwa kuda termasuk salah satu hewan yang populer, banyak kita temui di beberapa negara. Dikutip dari media IDN Time ada 7 jenis kuda yang populer. Kuda Arab, Kuda Thorough Bred banyak di Amerika Utara, Kuda Morgan, Kuda Kuartal Amerika, Kuda Appalosa di Spanyol, kuda Clydesdale di skotlandia dan kuda Poni Shetland. Jenis kuda di Mandar juga punya ciri khas sendiri.  Perannya yang banyak serta membawa manfaat bagi manusia. Pacuan kuda, Kuda Jumping, Transportasi Kav...

COLLAPSE: Keruntuhan dan Kejayaan, Bagaimana Sikap Terhadap Lingkungan

Image
Sepanjang sejarah Manusia. Ratusan peradaban mulai bangkit, namun juga ratusan peradaban juga mengalami keruntuhan. Penyebab bangkitnya peradaban Jared Diamond menyebutkan beberapa alasan dalam bukunya, yaitu Guns, Germs dan Stell. Ketiga point ini menjadi syarat utama dalam kebangkitan peradaban. Ketika Pizzaro dan Atahualpa Kaisar Inca Ke-13 bertemu dalam peperangan Spanyol melawan Inca. Perang yang dimenangkan oleh Spanyol, hanya satu terluka, sementara Pasukan Inca gugur 200 jiwa dan ratusan lainnya luka. Ini karena Persenjataan spanyol memadai. Mereka menggunakan Meriam dan senjata dari besi.  Dua Kekaisaran besar bertemu di Cajamacra, yang menarik dua perbandingan kekuatan. Spanyol dipimpim tiga tokoh Fransisco Pizzaro, Hernando Pizzaro, Hernando De Soto. Sementara Kekaisaran Inca hanya dipimpin oleh satu tokoh Atahualpa. Pasukan Spanyol 106 Infanteri, 62 Kavalery, 4 Meriam dan 12 Arquebuses. Sementara inca punya pasukan 800 orang tak bersenjata, hanya puluhan bersenjata ring...

CIRI ORANG YANG TIDAK BERKAH HIDUPNYA, SEMAKIN LAMA HIDUP, SEMAKIN BANYAK MUSUHNYA

Image
Inti halal bi halal adalah Silaturahmi. Sufi besar asal Indonesia Yusuf Al-Makassari mengatakan bahwa inti agama adalah Ma'rifatullah, dan inti Ma'rifatullah adalah Silaturahmi. Semakin tinggi ilmu agama orang, semakin kuat sosialnya. Semakin dalam ilmu agamanya, semakin bagus kemanusiaan nya.  Jika ada orang berilmu namun tidak bagus hubungan kepada sesama manusia, bearti ada yang salah dalam ajaran islamnya. Bicara tentang Silaturahmi dan Persaudaraan, maka Ukhuwah ada tiga, Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Basyariyah. Kita mulai dari khuwah Islamiyah, persaudaraan sesama muslim. Selama masih Tuhannya sama, Rasulnya sama, Kiblatnya sama, Qur'annya sama itu adalah saudara Islam kita. Beda politik itu hanya nomor kesekian. Kita saling memaafkan, tidak mengenal warna politiknya. Itulah mengapa semua dimaafkan di hari raya, kecuali 3 orang, Musyrik, Durhaka kepada Orang tua dan Banyak benci dan dibenci orang lain. Memaafkan dalam al-Qur'an ada dua diksi...

HIKMAH HALAL BI HALAL: SIAPAPUN DIA, JIKA TIDAK MEMBACA BUKU, SESUNGGUHNYA DIA TELAH MENGALAMI KEMATIAN HAKIKI

Image
Berikut Narasi Hikmah Halal Bi Halal Oleh Guru Kita Dr. Muhammad Zain, M. Ag. di Acara Halal Bi Halal yang mengusung Tema: "Memelihara Ukhuwah, Meraih Magfirah Ilahi" Diselenggarakan oleh Karang Taruna Al-Insan Katumbangan Lemo bekerjasama dengan Zain Office, 04 Mei 2022. Narasi Hikmah, saya bagi dalam dua bagian, ini bagian Pertama.  Dimana-mana hanya ada tiga issue yang sangat hangat di dunia, Pertama adalah Pendidikan, kedua pendidikan dan yang ketiga juga pendidikan.  Pada tanggal 11 April 2022 bertepatan demo besar-besaran di jakarta, di hari yang sama, mewakili Kementerian agama, untuk menyampaikan tentang kuota dan formasi P3K Guru. Semua pokok-pokok pikiran, saya sampaikan di komisi 10 DPR RI. Salah satu komitmen, bahwa Kalau kita investasi satu rupiah untuk infrastruktur pembangunan, maka feedback nya hanya menghasilkan uang satu rupiah. Kalau kita investasi satu rupiah untuk pendidikan, ia akan mengembalikan lebih dari 1 rupiah. Saya minta jangan ragu-ragu beriventa...

Tekurung di Gubuk Baca, Imajinasi menembus Sekat Ruang dan Waktu

Image
Mentari pagi mulai meninggi, teriknya semakin terasa saat melewati jalan terjal dan mendaki. Rabu, 27 April harapan Kembali hidup, semangat dan keyakinan mulai menguat. Adik-adik pojok baca siratuang sedang menunggu. Sesaat tiba sebelum dhuhur beramai-ramai mereka berlarian kearah kami. Perwakilan mahasiswa prodi ilmu pemerintahan Unasman kolaborasi dengan Zain Office, kali ini mengambil peran di kegiatan Gema Ramadhan: Lomba menulis kisah Ramadhan dan buka puasa bersama. Tepat pukul 14.00 Wita acara dimulai, Sambutan pertama oleh ketua pojok baca kak Khalifah memberikan motivasi akan pentingnya literasi. “Zaman akan selalu berubah-ubah, mindset dan pandangan hidup juga akan menerima perubahan itu, sehingga tantangan dulu tidak sama dengan tantangan sekarang, nah, cara untuk mengetahui tantangan dan cara menghadapinya adalah kekuatan literasi”. Dilanjutkan sambutan dari ketua Zain Office kak Farham, bercerita tentang candaan seorang teman di Jakarta waktu ditanya tentang profesi teman ...